r i m p a n g

bertumbuh keluar

Halo, Selamat Datang di rimpang


Sampai saat ini kami belum mampu menyusun ungkapan yang pas untuk menggambarkan bagaimana perasaan kami saat memulai rimpang selain getir, saat harus menelan kenyataan bahwa kami mungkin memang naif serta tak tahu diri kala memberanikan diri untuk mengajak orang lain melakukan hal yang pada dasarnya bisa mereka lakukan sendiri di era 4.0 ini.

Kami percaya saat ini umat manusia membaca dan menulis dalam porsi yang jauh lebih besar dibandingkan era sebelumnya. Berkat internet, sebagian besar di antara kita kini memiliki akses pada bahan bacaan dalam jumlah yang tak terbayangkan. Menulis pun sekarang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan personal, profesional, dan sosial kita sehari-hari—mulai dari menggunakan layanan pesan singkat, menghabiskan waktu di media sosial, hingga saling berbalas email atau mengirimkan tulisan ke berbagai portal daring yang kini membuka kesempatan luas bagi siapa pun untuk turut berkontribusi. Keberlebihan tersebut mungkin bisa membuka ruang bagi kita untuk menjadi lebih kritis, memiliki banyak pilihan dan pembanding, juga mendidik kita untuk lebih berhati-hati berkat tersedianya akses pada berbagai macam informasi. Akan tetapi, mungkin pula hal tersebut menyeret kita menuju situasi di mana kita begitu mudah terdistraksi, reaktif, atau bahkan stress.

Kami tak ingin terlarut terlalu lama dalam kegelisahan—berhenti mencoba menilai baik atau buruknya kenyataan tersebut dan mencoba menemukan bagaimana cara kita bisa bersikap serta mengadapi kesemuanya. Singkat cerita, kurang lebih itulah yang mendorong kami untuk memulai rimpang, sebuah ladang terbuka untuk esai mini bagi siapa pun yang berkenan ikut bermain, dengan sesedikit mungkin ekspektasi serta tanpa nostalgia berlebihan pada internet tanpa papan skor serta keriuhan yang sepertinya tak begitu genting. Kami berharap tempat ini bisa menjadi ruang dengan jarak yang sehat dari segala macam keramaian di luar sana—yang bukan sekedar usaha untuk lari, tetapi bisa menguatkan, afirmatif, sekaligus ringan dalam ukuran mungil yang semoga bisa dicerna dengan baik di tengah segala macam rutinitas dan banjir distraksi yang memenuhi kehidupan kita sehari-hari.

Kami berniat merintis tempat ini pelan-pelan dengan komitmen penuh pada kesia-siaan; entah ramai atau terlupakan, kami percaya pada konsistensi kaum tikyan (sitik-sitik tur lumayan, biar sedikit tapi lumayan), yang dalam pandangan kami telah berhasil menerjemahkan keberlebihan serta ketimpangan di sekeliling mereka, bukan hanya menjadi meme tentang bersyukur namun berbagai alternatif lain yang menakjubkan.

Bilamana ternyata rekan-rekan tertarik untuk turut bermain bersama kami, silakan mengunjungi laman kontribusi untuk mengetahui lebih lanjut tulisan macam apa yang kami cari dan bagaimana mengirimkannya.

Sekali lagi, selamat datang di rimpang dan salam kenal, semoga harinya cukup serta tak begitu melelahkan. Selamat membaca dan semoga berkenan.