r i m p a n g

bertumbuh keluar

"Titip Salam untuk Tuhan" oleh sotongcabeijo

RP.007 | 16 Maret 2020 | 2 menit

Sampai setahun yang lalu, kita masih mengakrabi kota dengan curah hujan berlebih ini. Aku tak begitu yakin, tapi seingatku hanya sedikit kisah indah yang terjadi dahulu. Tejebak hujan di dekat taman kota, kelaparan di pondokanku, mendorong motor menuju pom bensin, terjebak hujan lagi di depan minimarket, dan aku masih bisa membuat catatan lain tentang betapa sialnya perjalanan kita berdua.

"Darah, Kabel, Musik, dan Peluruhan" oleh helen

RP.006 | 16 Maret 2020 | 5 menit

Berlari selalu menjadi kesempatan terbaikku untuk bisa menyepi. Meski kini kita tak lagi melakukannya untuk berburu makanan dan bertahan hidup, bagiku berlari masih merupakan sebuah aktivitas yang begitu natural, sederhana, sekaligus pengalaman terbaik untuk menyatu dengan dirimu sendiri maupun dengan alam sekitarmu.

Dulu aku sering mendengar bagaimana orang-orang yang gemar jalan kaki atau berlari merasa kurang nyaman mendengarkan musik saat mereka melakukannya, terutama dari orang-orang yang lebih tua dariku. Aku pun sempat berpikiran seperti itu, awalnya aku hanya akan berlari membawa walkman atau handphone milikku saat sedang benar-benar stress dan membutuhkan distraksi sebesar mungkin dari kejengahan keseharianku. Tak lama kemudian, aku mulai merasa bahwa memanfaatkan teknologi dalam ritual rutinku tersebut adalah hal yang natural pula. Apa bedanya mendengarkan musik dari walkman atau handphone dengan menggumamkan lagu dalam kepalamu, dua-duanya adalah teknologi, bahasa adalah salah stau teknologi paling kuno yang diciptakan manusia. Lambat laun aku tak bisa lagi membayangkan bila harus berlari tanpa musik, aku mulai mencoba mencari piranti pemutar musik terbaik yang bisa kubeli dengan penghasilanku dan membaca berbagai macam ulasan tentangnya di internet untuk menemukan yang paling nyaman untukku.

rimpang

Sebuah ladang terbuka untuk esai mini dari siapa pun yang berkenan ikut bermain, dikelola secara mandiri oleh para amatir di berhala.

Baca sedikit cerita tentang rimpang atau bagaimana berkontribusi dan ikut bermain dalam kesia-siaan lain yang kami budidayakan di ladang kecil ini.